Bagaimana Penyu Dapat Kembali ke Pantai yang Sama Untuk Meletakkan Telur Mereka?*

 

Keykha Kardiman.jpg

Pelepasliaran tukik di pantai Samas pada tanggal 17 September 2017. Foto oleh Keykha Nur Prasetya

 

Simon Benhamou dari Center for Functional and Evolutionary Ecology (Pusat Ekologi Fungsional dan Evolusioner) di Montpellie1, Perancis, bersama dengan kelompok lain (CNRS, IRD, IFREMER, CEDTM2, Universitas Pisa) melakukan sebuah studi terkait kebiasaan penyu bertelur. Hasil studi ini menunjukkan bahwa penyu menggunakan sistem navigasi yang sederhana yang melibatkan medan magnet bumi. Hal ini memungkinkan mereka untuk kembali ke lokasi peletakan telur yang sama dengan lokasi mereka menetas. Karya ini memungkinkan peneliti untuk mengembangkan strategi konservasi yang lebih baik untuk spesies yang terancam punah ini.

Setiap 4 tahun, rata-rata penyu hijau (Chelonia mydas) di Samudera Hindia melakukan perjalanan ratusan kilometer ke area tertentu untuk bertelur. Untuk lebih memahami proses navigasi dan saluran sensorik yang terlibat dalam perjalanan mengarungi samudera ini, para peneliti telah melakukan studi multidisiplin dalam dua rangkaian percobaan.

Percobaan ini dilakukan di Selat Mozambik (diantara pantai timur Afrika dan Madagaskar), di pantai Kepulauan Europa di Perancis dan Mayotte. Mereka menangkap penyu pada awal siklus peletakan telur mereka dan memasang pemancar Argos. Pemancar ini bertujuan agar peneliti dapat melacak perjalanan pulang mereka ke pantai. Setelahnya, penyu dilepaskan di laut terbuka, beberapa ratus kilometer dari tempat bertelurnya.

Percobaan pertama adalah mempelajari sistem navigasi penyu dan menemukan bagaimana mereka mendeteksi arus laut. Hal ini berangkat dari hipotesis: Apakah penyu dikendalikan oleh arus laut atau dapatkah penyu menggunakannya untuk keuntungan mereka?

Hasil studi tersebut telah menunjukkan bahwa sistem navigasi penyu memungkinkan mereka untuk mempertahankan jalurnya menuju tempat bertelur di mana pun mereka berada. Sepertinya penyu dilengkapi dengan kompas yang mengarah ke pantai yang menjadi tempat menetas mereka. Tetapi penyu tidak dapat memprediksi arus laut dalam merencanakan jalan mereka. Jadi gerakan yang direkam oleh satelit merupakan kombinasi tindakan yang disengaja oleh penyu dan efek dari arus laut. Jadi nampaknya sistem navigasi penyu tersebut relatif sederhana dan menyebabkan mereka berkeliaran di laut dalam waktu yang lama sesuai dengan kondisi arus laut. Satu penyu yang dilepaskan 250 km dari tempat bertelurnya di Eropa menempuh lebih dari 3500 km dalam dua bulan sebelum kembali ke sana!

Pada percobaan kedua, para peneliti telah mempelajari efek medan magnet bumi pada sistem navigasi penyu. Mereka mendapatkan, untuk pertama kalinya bahwa penyu menggunakan medan magnet bumi untuk mengorientasikan diri mereka sendiri. Bila bidang ini terganggu dengan menempatkan magnet yang kuat di kepala mereka, navigasi penyu tidak begitu bagus. Tapi fakta bahwa mereka masih bisa kembali ke situs peletakan telur aslinya, menunjukkan bahwa medan geomagnetik bukanlah satu-satunya sumber informasi yang mereka gunakan. Peneliti menganggap penyu juga bisa menggunakan indera penciumannya seperti beberapa burung laut atau burung merpati. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis

Pekerjaan ini diharapkan dapat memperbaiki strategi konservasi penyu, strategi melindungi spesies yang terancam punah dan dilindungi secara resmi dengan cara memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana penyu bermigrasi  diantara area bertelur dan area makan.

 

*Diadaptasi dari ScienceDaily, konten mungkin mengalami perubahan untuk menyesuaikan bahasa.

Artikel ini merupakan terjemahan dari artikel dengan judul  How Do Marine Turtles Return To The Same Beach To Lay Their Eggs? Alih bahasa oleh Sonya Moiloni

 

Advertisements

2 thoughts on “Bagaimana Penyu Dapat Kembali ke Pantai yang Sama Untuk Meletakkan Telur Mereka?*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s